sekian trima kasih
skodeng
Friday, November 22, 2013
Aku Benci....
sekian trima kasih
Saturday, February 11, 2012
Apa Yang Terjadi???
Thursday, February 9, 2012
Perasaan ini
kengkada aku keliru....
kengkadang aku yakin...
seringkali tersalah tafsir...
adakah ini yang dicari....
kamu.....
hadir nya dirimu bagai suria pagi....
menyinari perjalanan di alam ini....
adakah cahayanya akan kekal menyinari...
ataukah mendung di tengah hari....
keadaan...
seakan diri terasa amat bahgia...
kadangkala gundah menjengah juga...
takala kebahgiaan datang menjelma...
terselit rasa duka di dalam jiwa...
aku....
berharap sesuatu yang pasti....
menanti sesuatu yang hakiki....
tidak mahu hati bermain teka teki....
tolonglah jiwa kuatkan hati...
Monday, June 13, 2011
Bercintalah bersahaja, simpan sedikit satu rasa
Sunday, June 12, 2011
Dia yang bodoh...
Sunday, December 5, 2010
HaRaPanKu SuDaH MusNAh
Monday, May 31, 2010
TekANan
tiadakah ruang bahagia untuk diriku???
apakah dosaku???
terlalu berat ujian yang harus ku pikul....
sesungguh nya aku penat...
aku letih....
aku lemah....
aku sudah tidak mampu untuk terus bertahan...
penat dengan segala dugaan yang datang....
letih berpura-pura kuat dengan semua ujian ini...
lemah dengan masaalah yang datang tanpa henti...
ingin ku meraung...
ingin ku menjerit....
ingin ku berteriak....
hentikan.....
cukup lah......
sudah-sudah lah.....
aku bohsan....
aku dah penat....
tapi pada siapa???
siapa yang sudi mendengar???
siapa yang sudi bersimpati???
siapa yang sudi berkongsi masaalah ku???
aku hanya sendiri....
menjalani kehidupan ini...
di atas bumi mu....
ya.... hanya kepada mu kuserakan segalanya....
hanya kepadamu tempat ku mengadu....
hanya kepadamu tempat ku berserah...
hanya dirimu yang memahami kesengsaraan ku ini....
Saturday, May 29, 2010
SamPaN KeCiL
berada di dalam sebuah sampan kecil...
ditengah lautan yang luas...
dan ombak yang kadang kala tenang kadang kala bergelora.....
aku....
cuba untuk terus mencari....
dataran atau pulau untuk dituju...
tanpa ada kompas atau peta petunjuk arah....
engkau....
kulihat berada di atas rakit itu...
cuba untuk bertahan....
di dalam ombak yang semakin menggila...
aku....
teringat disuatu ketika....
engkau pernah berada di atas sebuah kapal yang kukuh....
dan aku yang menolak engkau ke atas rakit itu...
aku....
menyesal dengan perbuata ku.....
cuba menebus segala dosa-dosaku...
dengan menyelamat kan engkau....
bersama-sama menuju destinasi.....
di atas sampan ku yang kecil...
kita....
mula bekerjasama...
agar yang susah menjadi senang...
yang pahit menjadi manis...
yang lemah menjadi kuat....
kini....
destinasi yang hendak ditujuk masih lagi tidak kelihatan...
entah di utara, entah di timur, entah di selatan, atau di barat...
aku semakin hari semakin lemah....
sampan itu....
semakin tidak mampu bertahan...
bocor mula kelihatan disana sini....
ku harap engkau menampal kebocoran yang ada....
tetapi engkau pula menambahkan kebocoran yang baru....
aku...
mula keliru dengan tindakkan ku....
memberikan engkau tempat menumpang...
dengan harapan susah senang bersama...
tetapi seakan menjerat diriku sendiri...
semakin hari semakin teruk kebocoran di sampan itu....
semua nya kerna angkara engkau.....
destinasi tu.....
mampukan kita menjumpainya???
engkau mampukah ku sandarkan harapan????
aku... mampukah bertahan dengan ombak yang semakin menggila??
sesungguh nya... aku seorang insan yang lemah...
seorang hamba yang hina...
seorang manusia yang tidak berdaya...
Saturday, April 25, 2009
Mencintai dia yang tidak seharusnya aku cintai
Cinta ini satu rahsia yang telah terlalu lama aku pendamkan.
Terlalu sulit untuk kujelas.
Terlalu payah untuk kuluahkan.
Kasih yang kau hulur tatkala aku memerlukan sememangnya terlalu agung meski kau tidak pernah sedari.
kerana mencintai dia yang tidak seharusnya aku cintai?
Salahkah aku memilihnya?
Salahkah aku memujanya kerana dia memiliki segala apa yang aku impikan.
Sentuhan kasihnya begitu meresap ke dalam jiwaku.
Tanpa lafaz dan janji, cinta itu telah aku peruntukkan untuk dirinya seorang.
Tidak aku tega tubuhku dijamah lelaki lain hatta suamiku sendiri.
Tetapi apalah dayaku… aku hanya perempuan.
Lafaz ijab dan kabul itu telah membeli seluruh tubuhku dan segenap masa depanku.
Diriku Penuh Dosa
Biar diriku begini. Diriku merupakan zat pinjaman yang kosong dengan kegembiraan. Daku hilang nikmat itu meskipun daku dahulunya……. Hanya yang merasai bisa memahami. Daku terlalu lemah. Jiwaku lembah yang sentiasa menangis. Sejauh mana daku meneruskan langkah, jauh meninggalkan masa lampau, sehebat manapun ilmu ku nanti pun, degup nafasku tidak akan terpisah dari perasaan ini. Tahukah kalian zat tidak akan menerima penceraiaan dari sifat. Ya, mungkin itu perumpaan yang tepat. Tetapi kenapa hanya mungkin ?…nuraniku berbolak balik. Hanya ‘mungkin’ jawapan terpilih.
Duhai sahabatku, pasti kalian berfikir daku ni orang yang lemah, tidak layak di medan perjuangan, jiwang. Seluruh fatomargana menyerang daku. Sahabat, cacilah..kutuklah..malah lebih elok diselari dengan herdikan. Daku memang layak..terlalu layak menerima semua itu. Luka yang tak terzahir, darahnya juga tidak bewarna..
Tangisan dalam ketawa. Itulah jiwaku. Hati melazimi dengan tangisan, hanya gelak ketawa menutup rahsia terpendam. Zikir penyuci hati yang hitam menuju bak rembulan.
Kata-kata penuh kerakusan kemaafan kuhulurkan.
اعْلََمُوا أَنّمَا الحَيَوةُ الدُنيَا لَعِبٌ وَ لَهوٌ وِزينَةٌ
“Ketahuilah, bahawa sesungguhya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, dan perhiasan…”(Al Hadid: 20)
Bertaubatlah, Allah Maha Pengampun. Sebesar mana dosa angah, takkan dapat menandingi rahmatNya. Allah amat mencintai orang yang bertaubat. Kerana sememangnya kita takkan dapat lari dari dosa. Disana ada satu falsafah sesat dikalangan muda mudi iaitu, “taubat-taubat, nanti buat dosa semula, baik tak payah taubat..”
Janganlah angah hiraukan seperti itu, katakan pada mereka bahawa
“TuhanKu bersifat dengan Maha Pengampun . Jika aku terjatuh kembali dalam kejahatan, aku akan kembali bertaubat, dan jika kembali melakukannya, aku akan kembali bertaubat. Demi sesungguhnya Tuhanku bersifat dengan sifat keTuhananNya, Dialah yang Maha Sabar, Maha Lemah Lembut, Maha Pengampun, Maha Penyayang pada hambaNya dan Maha Mengetahui akan kelemahan hambaNya. Dia juga Maha Mengetahui keikhlasan hambaNya malah Allah amat kasih pada hambaNya yang banyak bertaubat. Dia tidak boleh dibandingkan dengan makhluk, yang mana jika melakukan kesalahan yang sama berulang kali nescaya dimarahi mereka dan mempersendakan taubat kita sedang Allah Laisa Kamisliahi Syaiuun. Ia tidak menyerupai apapun dengan sesuatu malah pintu taubatNya sentiasa terbuka sehinggalah rohnya di hujung halqum.
Sebagaimana FirmanNya:
إنَّ الله يُحِبُّ التَّوَّبِيْنَ وَيُحِبُّ المُتَطَهِّرِيْنَ
“….sesungguhya Aku(Allah) amat kasih pada hambaKu yang banyak bertaubat dan sentiasa menyucikan diri” (Surah Al Baqarah :222)
Segerakan langkah mencari rahsia hamba, dengan ilmu angah bermula, beramal dengan ilmu langkah kedua, seterusnya terbukalah rahsia-rahsia hamba, keinsafan diri menjelma, akhirnya menjadi hamba faqir disisiNya dan ingatlah..
Dari Wabishah bin Ma’bad ra. berkata: Aku datang kepada Rasulullah S.A.W. beliau bersabda,
“ Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan?” Aku bertanya, “Ya.” Beliau bersabda, “Bertanyalah kepada hatimu. Kebajikan adalah apa yang menjadikan tenang jiwa dan hati, dan dosa adalah apa yang menggelisahkan jiwa dan menimbulkan keraguan dalam hati, meskipun orang-orang terus menganiyakan dirimu.”
I've seen a vision of my life
In the world was a sinner
I've done a lot of things wrong
Friday, April 24, 2009
Since I Know You
we start with being a friend,
then..
so sudden i feel something,
a feeling that i lost before,
a feeling that i wont to feel it any more,
just because a guy,
but..
since i met you,
i feel a stupid feeling that i was ignore it,
and i try for times to hate it,
but i can’t,
what the hell of that stupid feeling?
why must i fall in love again?
i hate my self coz of loving you,
coz i know you r not loving me any more,
i hate my self coz i cant take you out of my mind,
i hate my self coz i cant stop thinking of you,
i hate my self coz i cant stop loving you,
even i have try,
but i cant..
why?
why must i love you?
why?
why must i know you?
why?
tell me why?
there are no reason to tell you..
why i love you..
coz the true love is when we dont understand and know why we love some one..
and i will love you..
till end of the day..
till God pleasure me to loving you…..
SS..
you are the one that i always thinking now and always
Friday, April 10, 2009
Doa untuk kekasih hati
Terimakasih untuk saat-saat indah yang boleh kami nikmati bersama.
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama.
Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu.
Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencana-Mu dalam hidup saya.
Yaa Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya,
janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya.
Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya.
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya
dan usirlah dia dari relung hati saya.
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan pada-Mu yang tulus dan murni.
Tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.
Tetapi jika Kau ciptakan dia untuk saya, yaa Allah,
tolong satukan hati kami.
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya.
Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya.
Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya
dengan segala kelebihan dan kekurangan saya sebagaimana saya telah Kau ciptakan.
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia.
Yaa Allah Maha Pengasih, dengarlah doa saya ini.
Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendak-Mu.
Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa memberikan yang terbaik buat saya.
Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya.
Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu, untuk lebih peka terhadap suara-Mu
yang membimbing saya menuju terang-Mu.
Ajarlah saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan.
Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup saya, yaa Allah.
Amin....
Tuesday, April 7, 2009
Arah pencarianku…
Aku…
Cuba ingin mecari damai
Di tanah yang tandus gersang
Aku…
Cuba ingin mencari tenang
Di air yang mengalir deras
Aku…
Cuba ingin mencari redha
Di api yang marak membakar
Aku…
Cuba ingin mencari kusyuk
Di angin yang bertiup kencang
Arah Pencarianku hanya satu
Mencari kebahagian
Dan ketenangan yang hakiki
Tapi…
Aku umpama terantai kaki dibumi
Dan tangan tergari di langit
Cinta yang hilang
Di puncanya
dan di hujung nya
Namun yang ku temui… buntu…
Ku rawat parut semalam
Dengan balutan airmata
Pedih dan lirih
Hati ku terdampar di pantai siksa…
Ku singkap sejarah semalam
Pada bayang hitam yang kalut
Dengan hati berteman akal
Bersama cahaya redha…
Lalu ku alas dengan takwa…
Dalam selubung putih aku bersujud
Buntu ku temui jawapan
Siksa ku berganti tenang
Cinta ku kembali bertaut
Hatiku kembali berbunga
Dengan kalamnya aku berteman….
MaAfKan DiRikU SayaNg....
maafkan diri ini kerna aku manghancurkan hatimu....
tp apakan daya ku....
panas yang ku harapkan sampi kepetang rupanya hujan ditengah hari....
engkau memberikan sinar di dalam hidupku....
engkau membuatkan ku untuk terus bertahan dengan dugaan yang mendatang...
engkau menjadikan aku kuat untuk menempuhi rintangan yang datang...
engkau memberikan ku semangat untuk terus berjuang menempuhi hidup ini....
kerna engkaulah semangat yang ku ada untuk terus bertahan....
tanpa engkau sedari.... engkau yang membuatkan aku untuk terus kuat mengharungi dugaan yang sedang aku hadapi kini...
tapi kini......
semangat yang ku ada telah lenyap....
semangat yang membuatkan ku terus bertahan telah hilang....
semangatku untuk terus hidup telah lenyap....
aku tak tahu sampi bila aku boleh bertahan...
sampai bila aku mampu bertahan.....
sampai bila....
kerana semangat yang ku ada telah hilang....
aku terasa seolah-olah diriku telah mati kini....
hilang di atas kesilapan ku sendiri....
hilang kerana perbuatan ku sendri....
hilang meninggalkan diri ini....
adakah ini balasan yang harus ku terima...
kerana melukai mu....
kerana menyakiti mu...
kerana menghancurkan hati mu.....
maafkan diri ini sayang....
aku tahu kesilapanku....
aku tahu kesalahan ku....
tapi....
sekiranya aku berterus terang kepada mu....
adakah diri mu dapat menerima diri ini....
kerna.....
aku takut kehilangan mu....
aku takut kehilangan orang yang mula memberi sinar baru dalam hidupku....
kerna aku telah terlanjur mencintaimu....
tapi apakan dayaku...
akhirnya ketakutan ku menjadi realiti...
kau pergi jua walaupun tanpa kerelaan ku.....
MeNyaYaNgi TaK BeReRti MeMLliKi
Jgn miskin ilmu dan kasih sayang...
Perjuangan ini menjanjikan kita 1001 cabaran...
Kalau kita barjaya...
Jangan lupa teman...
Tapi...
Kalau kita tak berjaya...
Siapalah kita disisi tuhan...
Tak semua yang kita sayang...
Sayang pada kita...
Tak semua kita benci..
Benci pada kita...
Namun...
Jika kita fikirkan kasih sayang...
Kita akan di sayangi...
Jika kita fikir kebencian...
Kita akan di benci...
Kerana....
Ia boleh datang dan pergi...
Tanpa kita sedari...
Menyayangi tak bererti memiliki...
Memiliki tak bererti selamanya...
Hargailah ia seadanya....
Kalau kita sayang seseorang...
Biarkan dia bebas...
Jika dia milik kita...
Dia pasti milik kita jua...
Kenangilah perhubungan yang terjalin...
Dalam pertemuan yang sesingkat cuma...
Semoga kebahagiaan milik kita...
Bersama...
Kerana aku sahabatmu
Kau dapat mencari ketenteraman di sana
Ingin kutangkap kupu-kupu yang cantik
Agar kala sedih tiba
Akan ku jadikan ia sebagai hadiah agar kau riang semula.
Ingin kugapai dan kuberikan kau pelangi yang indah,
Agar di tengah badai melanda
Aku dapat bersamamu mengusir sedih didada
Ingin kupetik dan kuberikan mawar yang harum
Agar kala kemarau datang bertandang
Aku dapat bersamamu mangukir senyuman
Hatiku penuh dengan semangat memgunung
Untuk menyentuh hatimu
Dan membuatnya bahagia
Dengan sejuta angan-angan
Yang ku ciptakan untuk mu
Agar kau dapat mengejar semua impianmu
Tapi aku sedar, siapa diriku,
Walaupun hatiku ingin bersamamu
Menggapai pelangi,
Memetik mawar di taman,
Mengejar kupu-kupu,
Itu adalah sekadar angan-angan kosong..
Kita adalah sahabat
Persahabatan yang terjalin adalah atas dasar keiklasan
bukan kepura-puraan
Kita lebih bahagia walaupun hanya menjadi sahabat
kerana sabahat tidak akan pernah meninggalkan kita di waktu kesusahan
Wednesday, March 25, 2009
Marah yang terlewat
Sewaktu aku jauh memerhati
Bagai halilintar menyabung
Bagai guruh berdentum
Bagai kilat menyambar
Bagai rekahan bumi menelan kota
Aku dapat rasakan marahmu
Sewaktu aku berjalan menghampiri
Bagai taufan melanda rimba
Bagai puting beliung menerjah bumi
Bagai gunung salji menimbus lautan
Bagai tsunami menghempas daratan
Aku dapat rasakan sabar
Yang kau pendam sekian lama
Bagai kemarau membakar kehijauan
Sehingga tinggal bumi kontang
Kini aku memelukmu, meramas jemarimu
Aku dapat rasakan kecewa
Yang kau lalui sekian lama
Bagai banjir yang menghilangkan bukit
Sehingga daratan menjadi lautan
Kini aku bersemadi dalam dirimu
Aku dapat rasakan mahumu
Bagai embun menyentuh dedaun
Bagai malam berteman bulan
Bagai mentari senja kemerahan
Bagai taman di waktu petang
Kini kau tenang, aku mula bicara
‘ Ada cerita duka yang disimpan
Pada garis garis kulitmu
Ada cita yang diharapkan
Pada sinar sayu wajahmu’
Kau ku saksi bingung, aku bicara lagi
‘ Anak, bukan la seperti besi atau waja
Keras, kukuh, dan kuat
Tapi mudah di lentur apabila di panaskan
Anak umpama tumbuhan
Yang perlu di lentur dari hijau yang lembut
Sebelum dia kukuh berdiri’
Kini di wajahmu ada sesal, tergaris dalam kedut usiamu
Lalu aku bercerita lagi, dari kata sebuah puisi
Anakmu bukanlah anakmu.
Mereka putra-putri kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri.
Mereka datang melalui engkau tapi bukan dari engkau,
Dan walau mereka ada bersamamu tapi mereka bukan kepunyaanmu.
Kini pelukan dan genggamanku berbalas
Hangat air matamu di bahuku, hiba
Lalu ku pimpinmu pulang
Ke teratap sepiku, yang dah lama kelam
Dalam daerah asing, dengan kata akhir
Anak adalah amanah allah, yang harus dididik dan diasuh
Dari sehijau usia, berlandas kitab dan rasulnya
Bersama doa redha dan syukur…
Embun
Bagai embun
Bahagia yang datang
Sekejap dan seketika cuma
Belum puas aku tersenyum
Belum puas aku ketawa
Fajar telah pun menjemputnya pergi
Bagai embun
Cinta yang bertandang
Saat aku leka di dalamnya
Saat aku terbuai olehnya
Saat aku merasa ketenangan
Fajar itu telah menjemputnya pergi
Bagai embun
Itulah bahagia yang pernah ku kecapi
Sekejap dan seketika cuma
Namun membasahi setiap ruang hidup ku
Bagai embun
Itulah cinta yang pernah kulalui
Saat aku leka didalamnya
Hanyut dalam kesuciannya
Menabur janji dan harapan untuk bersama
Dia telah pergi mengadap ilahi
Suci, dingin dan sejernih mutiara
Hadir sepertiga malam
Berlalu di saat fajar tiba..
Mohon Permisi

hari ini aku aku pohon permisi
bukan menjauhkan diri
tapi untuk datang kembali
bertanya tentang hak ku
adakah aku masih di situ?
atau mimpi sudah berlalu
jika ada yang bertanya
ke mana ku pergi
jangan sekali menjawab
biar mereka tertanya
biar mereka terfikir
perginya aku selamanya
meninggalkan satu nostalgia
atau hadirku semula
membawa satu cerita gembiraangin tolong aku
kirimkan pujangga ini
secubit rindu basi
sampaikan pada embun
bawalah air mataku
titiskan pada seri wajahnya
di hening pagi
kala semua mata tertutup
dan dia bangun
merendahkan diri pada Illahi
aku pohon pamit
aku pohon permisi
aku pohon ampun
aku pohon kemaafan
aku pohon kau dengar
aku pohon kau mengerti
aku pohon kau tabah
aku pohon kau sadar
aku pohon apa yang kau pohonkan
dan ku tadahkan dua telapak suci
memohon pada Yang Esa
agar ada restu di perjalanan ini
aku akan kembali
untuk bertanyakan semula
adakah aku masih di situ
seperti masa mula dulu

